SUASANA RAMADHAN DI KAWASAN SUNAN AMPEL SURABAYA


SURABAYA-- Bulan suci Ramadhan telah tiba. Bulan yang penuh berkah dan ampunan. Banyak umat muslim yang berlomba-lomba untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Bagaimana ya suasana Ramadhan di Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya?
Wisata religi Sunan Ampel atau lebih sering dikenal dengan nama “Kampung Arab” terletak di wilayah Utara Surabaya tepatnya di Kecamatan Semampir. Kampung Ampel Surabaya atau Kampung Arab ini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang wajib dikunjungi saat bulan Ramadhan tiba. Karena disini menyajikan paket wisata yang cukup lengkap, mulai dari wisata ziarah, berbelanja hingga wisata kuliner. Pada hari Rabu (15/5) kawasan Ampel Surabaya ini sudah dipadati oleh pengunjung, terlihat dari banyaknya kendaraan bermotor yang di parkir di depan pintu masuk. Saat memasuki kawasan Ampel ini kita disuguhkan oleh berbagai macam pedagang. Mulai dari pedagang makanan, mukenah, baju kokoh, sarung, gamis dan sebagainya. Makanan yang dijual disini kebanyakan adalah makanan yang berasal dari Arab dan Timur Tengah. Mulai dari Roti Maryam, Roti Canai, Shawarma, Pukis Arab, Kebab, dan bermacam-macam jenis Kurma dengan beraneka harga ada disini. Bukan hanya satu pedagang saja yang menjajakan barang dagangan mereka, tetapi banyak pedagang yang menjajakannya. semakin kita masuk kedalam kawasan Ampel ini, kita akan melihat latar Masjid dengan corak bangunan yang khas. Masjid ini juga mempunyai arsitektur kulturasi dari budaya Arab dan Cina. Saat kita berbelok ke kanan dari Masjid, terdapat Makam Mbah Sholeh. Makam Mbah Sholeh ini letaknya berada di samping Masjid. Mbah Sholeh ini telah meninggal sebanyak sembilan kali, itulah sebabnya mengapa jumlah nisan dimakam ini ada sebanyak Sembilan buah. Nisan yang pertama sampai dengan nisan ke delapan dilindungi oleh sebuah pohon. Sedangkan nisan yang kesembilan ukurannya juga jauh lebih besar dari nisan-nisan sebelumnya. Di Makam Mbah Sholeh ini pun juga ramai di datangi oleh peziarah. Berlanjut ke bagian sisi kiri masjid, terdapat tempat wudhu untuk kaum pria. Ada sedikit yang berbeda dari tempat wudhu ini. Karena ukuran kran air yang sedikit lebih rendah dari biasanya. Yang mengakibatkan para kaum pria ini harus membungkuk dua kali lipat untuk mencapai kran tersebut. Di sebelah kiri tempat wudhu pria ini terdapat pasar juga. Barang-barang dagangan yang mereka jual sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan yang dijual di bagian depan tadi. Namun disini lebih lengkap. Ada yang menjual hena, air zam-zam, cokelat arab, kacang arab, tasbih dengan berbagai bentuk, peci, parfum, buku-buku islami dan lain sebagainya. Suasanya di pasar ini masih terbilang lenggang karena hari masih sore. Berlanjut di bagian belakang Masjid, terdapat Makam Sunan Ampel beserta istrinya Nyai Condrowati yang terletak sebelahan. Selain itu ada juga lima makam lain yang merupakan kerabat dari Sunan Ampel. “Selama bulan Ramadhan orang yang berziarah kesini semakin banyak, lalu ada kegiatan bagi takjil serta buka bersama juga, ini juga lagi ada pengajian.”—ujar bapak Mustajab selaku penjaga Makam Sunan Ampel. Beliau juga bilang antusiasme masyarakat semakin meningkat yang mengakibatkan jumlah penjualan di kawasan Ampel ini juga semakin meningkat pula.
Dapat disimpulkan bahwa Kawasan Ampel ini selalu ramai oleh pengunjung. Apalagi disaat bulan Ramadhan seperti ini. Semakin banyak masyarakat yang berziarah ke Makam Sunan Ampel, sholat berjamaah serta bertadarus bersama. Kawasan ini akan semakin ramai saat malam tiba, karena banyak yang berburu kuliner serta barang-barang yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara yang ada di rumah. Ingin merasakan nuansa Ramadhan yang khas Arab dan Timur Tengah? Silahkan lakukan perjalanan wisata religi di kawasan Ampel Surabaya ini.

Komentar